Sekilas

  • Imam

    Gereja, Roma Katolik- setiap zaman harus menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Seratus tahun lalu derajat kaum wanita dianggap lebih rendah dalam gereja, seperti juga dalam masyarakat.
    Kaum wanita tidak boleh menerima komuni pada saat datangnya bulan, setelah melahirkan anak wanita hams dimurnikan kembali sebelum boleh memasuki gereja. (*)
    Kaum wanita dilarang menyentuh barang-barang yang digunakan dalam liturgi, seperti kaliks, patena, atau kainnya, (*) terlebih mereka tidak boleh membagi-bagi komuni (*) dan di dalam gereja kepala harus mereka tutup (*), wanita juga dilarang untuk:
    -- memasuki bagian depan gereja di mana altar berada, kecuali untuk membersihkannya (*)
    -- membaca kitab Suci waktu misa (*)
    -- berkhotbah (*)
    -- menjadi anggota koor gereja
    -- melayani misa (*)
    -- menjadi anggota penuh gerakan-gerakan atau organisasi dalam paroki (*)
    tetapi lebih penting lagi: kaum wanita ditolak untuk ditahbiskan menjadi imam.(*)